HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Alumni Puspo Desak Pemerintah Kembalikan Nama SMAN 3 Brebes Menjadi SMAN Pusponegoro

 

Foto: Juru Bicara Alumni Pusponegoro Brebes, Imron Adami Aji,ST

GEMA PANTURA (BREBES) — Forum Alumni Pusponegoro secara terbuka mendesak pemerintah agar mengembalikan nama SMA Negeri 3 Brebes menjadi SMA Negeri Pusponegoro.

Langkah ini dinilai penting karena sekolah tersebut memiliki nilai historis yang kuat sebagai lembaga pendidikan yang awalnya didirikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes.

Pernyataan sikap ini disampaikan langsung oleh juru bicara alumni Pusponegoro, Imron Adami Aji, saat menggelar pertemuan dengan sejumlah awak media di kantor Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes pada Jumat, 31 Juli 2026.

Selain persoalan nama, Imron Adami membeberkan bahwa manajemen pengurus Yayasan Pusponegoro saat ini terkesan tidak peduli terhadap perkembangan dan dinamika dunia pendidikan.

Akibat pembiaran tersebut, jaringan sekolah di bawah naungan Pusponegoro kini mengalami kemunduran yang sangat memprihatinkan.

Menurutnya, dari sekian banyak sekolah yang pernah berdiri di bawah naungan Pusponegoro, kini hanya tersisa 5 sekolah yang masih bertahan dan menerima murid baru.

"Tingkat kepercayaan masyarakat untuk menitipkan pendidikan anak-anak mereka di sekolah Pusponegoro terus merosot tajam. Sekolah yang dulunya menjadi rebutan dan berhasil mencetak figur-figur berpengaruh di tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat ini kini kehilangan daya tariknya,"terang dia.

Guna menyelamatkan dan merebut kembali marwah sekolah, para alumni melayangkan tuntutan tegas kepada pihak-pihak terkait. Mereka meminta agar segera dilakukan audit menyeluruh yang menyasar sektor aset maupun aspek manajemen lainnya.

Tak hanya itu, alumni juga menuntut adanya perombakan total di jajaran kepengurusan yayasan. Figur-figur pengurus yang dinilai kurang peduli dan pasif terhadap dinamika pendidikan didesak untuk segera diganti demi masa depan sekolah yang lebih baik. (Harvi)

Posting Komentar